ํ•œ๊ตญ์—์„œ ๊ฟˆ์„ ์ด๋ฃจ์„ธ์š”.

์ง€๊ธˆ ๋ฐ”๋กœ ๋น„์žก๊ณผ ํ•จ๊ป˜ ์‹œ์ž‘ํ•˜์„ธ์š”.

๐Ÿฝ๏ธ English in Real Life #04

๐Ÿฝ๏ธ English in Real Life #04 Trying Mongolian Food with a Friend ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ You: Wow, everything looks so good! What should I try first? ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Friend: You should try khuushuur. It's one of my favorite Mongolian dishes. ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ You: Oh, this one? What's inside it? ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Friend: It's basically fried dough filled with minced meat, usually beef or mutton. ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ You: So it's kind of like a fried dumpling? ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Friend: Yeah, pretty much! But it's bigger and the filling is quite juicy. ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ You: Let me try itโ€ฆ Oh wow, it's really good! The outside is so crispy. ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Friend: Right? We eat it a lot in Mongolia, especially during Naadam Festival. ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ You: What do you usually eat it with? Is there any sauce? ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Friend: Not really. We usually just eat it as it is, sometimes with salad or pickles. ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ You: I like it! It's a little greasy, but the meat is really flavorful. ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Friend: Mongolian food has a lot of meat. We don't use as many spices as some other countries do. ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ You: That's quite different from Vietnamese food. We use a lot of herbs and sauces. ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Friend: Really? You'll have to take me to a Vietnamese restaurant next time! ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ You: Definitely! Next time, it's my turn to introduce you to Vietnamese food.

๐Ÿฝ๏ธ Bahasa Inggris dalam Kehidupan Nyata #04 Mencoba Makanan Mongolia dengan Seorang Teman ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ Kamu: Wow, semuanya terlihat sangat enak! Apa yang harus aku coba terlebih dahulu? ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Teman: Kamu harus mencoba khuushuur. Itu salah satu hidangan Mongolia favoritku. ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ Kamu: Oh, yang ini? Apa isi di dalamnya? ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Teman: Pada dasarnya itu adonan goreng yang diisi daging cincang, biasanya daging sapi atau daging kambing. ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ Kamu: Jadi ini semacam pangsit goreng? ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Teman: Ya, kurang lebih begitu! Tapi ukurannya lebih besar dan isiannya cukup berair. ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ Kamu: Biar kucobaโ€ฆ Oh wow, enak sekali! Bagian luarnya sangat renyah. ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Teman: Benar, kan? Kami sering memakannya di Mongolia, terutama saat Festival Naadam. ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ Kamu: Kamu biasanya memakannya dengan apa? Apakah ada saus? ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Teman: Tidak juga. Biasanya kami memakannya begitu saja, kadang dengan salad atau acar. ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ Kamu: Aku suka! Ini sedikit berminyak, tapi dagingnya benar-benar kaya rasa. ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Teman: Makanan Mongolia mengandung banyak daging. Kami tidak menggunakan bumbu sebanyak yang digunakan beberapa negara lain. ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ Kamu: Itu cukup berbeda dengan makanan Vietnam. Kami menggunakan banyak rempah dan saus. ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡ณ Teman: Benarkah? Lain kali kamu harus mengajakku ke restoran Vietnam! ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ Kamu: Tentu! Lain kali, giliranku untuk memperkenalkanmu pada makanan Vietnam.